Terakit hal itu, Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Pouyono tak terkejut. Dia menilai mayoritas partai Golkar memang lebih akrab dengan Prabowo. Pasalnya, langkah politik Prabowo berawal dari Golkar.
"Ya apapun kan di Golkar hampir 70 persen Kadernya lebih mengenal sosok Pak Prabowo dibandingkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Apalagi kan Pak Prabowo dulu juga berpolitik mulai dari Golkar juga sebelum mendirikan Gerindra," katanya kepada merdeka.com, Selasa, Kamis (25/9).
Menurutnya, para kader Golkar tersebut murni mendukung Prabowo-Sandiaga, dan bukan sekadar kecewa lantaran Ketum Golkar Airlangga Hartarto tidak dipinang Jokowi jadi cawapres.
"Bukan karena Airlangga, tapi karena keinginan mereka sendiri," ucap Arief.
Arief membeberkan, ada caleg-caleg parpol pengusung Joko Widodo dan KH Ma'aruf yang bakal membelot untuk mendukung Prabowo-Sandi. Hal ini berdasarkan pengalaman Arief di lapangan dan berbincang dengan para caleg tersebut.
"Bukan hanya Caleg Golkar saja nanti yang akan menjadi tim pemenangan Prabowo-Sandi, caleg parpol lain (pendukung Jokowi) juga akan segera merapat ke Prabowo-Sandi," tutur Arief.
"Sudah 26 provinsi saya berjalan dan datangi hampir 40 persen caleg-caleg Parpol pengusung Joko Widodo-Ma'ruf datang pada saya dan menyatakan siap memenangkan Prabowo-Sandi. Apalagi sudah masuk DCT para caleg," tandasnya.
Sebelumnya, dalam video yang beredar, forum caleg Golkar deklarasi siap memenangkan Prabowo-Sandiaga dengan bekerja di dapil masing-masing. Salah satu alasannya, karena Prabowo secara ideologis dan kultural memiliki kedekatan dengan Golkar. Sementara Sandiaga Uno, mewakili kelompok milenial yang menginspirasi.
Namun, Ketua Bappilu Golkar wilayah Sumatera, Indra Bambang Utoyo menegaskan, dukungan itu tak bisa mengatasnamakan Forum Caleg Golkar. Sebab, dalam penyelidikannya, hanya satu orang yang memang sebagai caleg Golkar. Dia pun menyebut kelompok ini sebagai Golkar pinggiran.
Dari informasi yang diperoleh merdeka.com, salah satu Caleg Golkar yang ikut deklarasi disebut bernama Fadli Alimin. Dia merupakan caleg Golkar di DPRD Malang.
Saat ini, Golkar tengah menyelidiki siapa yang menggerakkan kelompok tersebut untuk berupaya memecah belah suara Golkar. Indra menegaskan, sampai saat ini partainya kukuh mendukung Jokowi-Ma'ruf.
"Kami belum bisa lihat siapa yang biayai mereka, belum ketemu simpulnya. Yang pasti ini cuma Golkar pinggiran," kata Indra.

0 comments:
Post a Comment